Bahasa Inggris definisi dan sejarahnya

Definisi Bahasa Inggris

Bahasa Inggris adalah media komunikasi utama bagi masyarakat di negara Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, New Zealand, Afrika Selatan, dan di banyak negara lainnya.

Bahasa Inggris (English) merupakan bahasa resmi dari banyak negara-negara persemakmuran dan dipahami serta dipergunakan secara meluas. Bahasa Inggris dipergunakan di lebih banyak negara di dunia dibanding bahasa yang lain serta dibanding bahasa yang lain kecuali bahasa Cina,  bahasa ini juga lebih banyak dipergunakan orang.

Sejarah Bahasa Inggris

Bahasa Inggris termasuk rumpun bahasa-bahasa Anglo-Frisia pada cabang barat bahasa-bahasa Jerman, dan merupakan sebuah bahasa subfamili dari bahasa-bahasa Indo-Eropa.

Bahasa Inggris hampir mendekati bahasa Frisia, sedikit lebih luas dari bahasa Netherlandic (Belanda –Flemish) dan dialek Jerman tingkat rendah (Plattdeutsch), serta jauh dari bahasa Jerman Modern tingkat tinggi.

Kosa Kata Bahasa Inggris

Kosa kata bahasa Inggris telah mengalami peningkatan selama lebih dari 1500 tahun perkembangannya. Kamus bahasa Inggris yang hampir mendekati lengkap, Oxford English Dictionary (edisi kedua, 20 edisi, 1989), memuat lebih dari 600.000 kata, termasuk ungkapan-ungkapan yang sudah kuno dan pengucapan-pengucapan yang bermacam-macam.

The Oxford English Dictionary (Cake!)

Image by Pete Prodoehl via Flickr

Mungkin kamus ini adalah kamus bahasa Inggris yang berisikan kosa kata lebih dari 1 juta kata, termasuk ungkapan kasar dan berbagai ekspressi logat serta istilah-istilah tekhnik dan ilmiyah, yang banyak di antaranya hanya muncul dalam pemakaiannya setelah pertengahan abad ke-20.

Kosakata bahasa Inggris lebih meluas dibanding kosa kata bahasa lain di dunia, namun demikian beberapa bahasa – bahasa Cina, misalnya – memiliki sebuah kapasitas penyusunan kata yang serupa dengan bahasa Inggris.

Secara luas, penyerapan terus menerus dari setiap bahasa pokok, khususnya dari bahasa Latin, bahasa Yunani, dan beberapa bahasa Skandinavia, serta dari banyak bahasa-bahasa tak terkenal, memperbanyak kata-kata dalam kosa kata bahasa Inggris. Selain itu, banyak proses telah menjadikan penciptaan banyak kata-kata baru sebagaimana penetapan pola-pola baru untuk perkembangan lebih lanjut.

Di antara proses ini adalah onomatopoeia, atau peniruan suara-suara alam, seperti terbentuknya kata burp (sendawa) dan clink (menyentuhkan dua ujung gelas); affiksasi, atau penambahan prefiks dan suffiks, salah satunya seperti mis- dan –ness, atau menyerap seperti ex- dan –ist; kombinasi bagian-bagian kata, seperti dalam brunch, membentuk beberapa bagian dari breakfast dan lunch; bentuk bebas dari percampuran, seperti bonehead dan down pour; bentuk awal kembali (back formation), atau pembentukan kata dari kata yang telah ada terlebih dulu, bentuk-bentuk yang mendorong terbentuknya kata-kata terakhir, yang diambil dari bentuk terdahulu – contohnya, to jell, dibentuk dari jelly; dan perubahan fungsional, atau penggunaan dari salah satu bentuk ungkapan sebagai satu kata yang dianggap kata lainnya, misalnya, kata benda shower digunakan sebagai kata kerja, to shower.

Proses-proses tersebut yang mungkin telah menambahkan banyak sekali kata adalah affiksasi dan khususnya perubahan fungsional, yang difasilitasi oleh keanehan struktur kebahasaan yang dimiliki bahasa Inggris.

Pengucapan dalam bahasa Inggris

Bahasa Inggris dianggap memiliki salah satu sistem pengejaan yang paling sulit di dunia. Gambaran tertulis dari bahasa Inggris adalah tidak jelas secara penulisan huruf karena dua alasan.Yang pertama, pengucapan kata-kata telah berubah mendekati sedikit meluas dari bunyinya, sebagai contoh, huruf K dalam knife dan gh dalam right adalah pada zaman dahulu diucapkan (lihat Periode Pertengahan Bahasa Inggris di bawah ini).

Kedua, beberapa kaidah pengejaan yang sudah pasti diambil dari beberapa sumber asing yang telah dilanggengkan, misalnya, selama abad ke-16, lafal b disertakan dalam doubt (dulunya dieja doute) pada kata ungkapan authority of dubitare, sumber latin dari kata tersebut.

Contoh paling menonjol dari ketidaksesuaian antara pengejaan dan pengucapan adalah enam pengucapan yang berbeda-beda dari ough, sebagaimana dalam bough, cough, thorough, thought, through, dan rough; pengejaannya dihindarkan dari saat ketika gh mewakilli sebuah konsonan desis balik yang diucapkan dalam kata-kata ini.

Ketidak sesuaian yang nyata lainnya adalah empat belas pengejaan yang berbeda dari bunyi sh, seperti dalam anxious, fission, fuchsia, dan ocean.

Aturan fonematik bahasa inggris

Secara teori, pengejaan fonematis/ huruf, elemen-elemen suara paling sederhana digunakan untuk membedakan satu kata dari kata lainnya, semestinya akan menghasilkan suara yang tepat dari karakteristik bahasa tersebut.

Sebagai contoh, dalam bahasa Inggris, at berisi dua fonem, mat tiga fonem, dan mast empat fonem.

Sayangnya hal tersebut sangat jarang, pengejaan kata-kata bahasa Inggris tidak menyesuaikan jumlah fonem yang menyusunnya. Enough, sebagai contoh, yang memiliki empat fonem (enuf), diucapkan dengan enam huruf, sebagaimana breath, yang juga memiliki empat fonem (breθ) dan enam huruf.

Fonem-fonem vokal utama dalam bahasa Inggris meliputi yang diwakilkan oleh huruf-huruf yang dimiringkan berikut ini: bit, beat, bet, bate, bat, but, botany, bought, boat, boot, book, dan burr. Fonem-fonem ini dibedakan satu dari yang lainnya dengan posisi artikulasi (pengucapan) di dalam mulut.

Empat bunyi vokal, atau disebut complex nuclei (pangkal paling komplek) dari bahasa Inggris adalah diftong-diftong (bunyi rangkap/harokat) yang dibentuk dengan meluncur dari satu posisi artikulasi rendah ke posisi yang lebih tinggi.

Diftong-diftong ini adalah i dari bite (sebuah huruf dari o pada botany ke ea pada beat), ou dalam bout (dari o pada botany ke oo dalam boot), oy di boy (dari ou pada bought ke ea pada beat), dan u pada butte (dari ea pada beat ke oo pada boot). Titik permulaan dan akhiran yang pasti dari variasi huruf dalam dunia pengucapan bahasa Inggris.

Tentang Tekanan Titi Nada dan Hubungan Suara dalam Bahasa Inggris

Cara lain untuk pembedaan fonematik dalam bahasa Inggris, bagian dari pengucapan huruf vokal dan konsonan yang berbeda adalah stress, pitch, dan juncture (tekanan, titi nada, dan hubungan suara). Artikel in iadalah Tentang Tekanan Titi Nada dan Hubungan Suara dalam Bahasa Inggris.

Tekanan adalah perbedaan bunyi yang dihasilkan dengan pengucapan satu suku kata dengan lebih kuat dari suku kata yang lain, misal, perbedaanantara rec′ ord (kata benda) dan re cord′ (kata kerja). Titi nada adalah, sebagai misal, perbedaan antara pengucapan John dan John?

Hubungan suara atau ketidak hubungan suara dari kata-kata menyebabkan beberapa perbedaan dalam bunyi sebagai mana yang diciptakan dengan pengucapan blackbird (satu kata) dan black bird (dua kata). Bahasa Inggris mempergunakan empat tingkatan tekanan dan empat jenis hubungan suara untuk membedakan kata dan frase.

Perubahan suara infleksi dalam bahasa Inggris

Bahasa Inggris modern merupakan sebuah bahasa yang relativ tidak berinfleksi. Kata benda memiliki akhiran yang terpisah hanya dalam kasus kepemilikan dan angka jamak.

Kata kerja memiliki sebuah konjugasi (tasrifan) yang kuat –ditunjukan dalam kata-kata yang lebih tua—dengan perubahan vokal internal, misalnya, sing, sang, sung, dan juga memiliki sebuah konjugasi yang lemah dengan tambahan bunyi gigi yang menandakan bentuk lampau, sebagaimana dalam play, played. Yang belakangan adalah tipe yang paling mencolok.

Hanya 66 kata kerja tipe kuat yang digunakan; kata kerja-kata kerja baru selalu mengikuti pola yang lemah. Orang ketiga memiliki sebuah akhiran -s, seperti dalam does. Struktur kata kerja bahasa Inggris begitu sederhana, dibandingkan dengan kata-kata kerja yang sama pada bahasa yang serupa, dan meliputi hanya sedikit akhiran yang lain, seperti -ing atau -en; akan tetapi struktur kata kerja memasukan penggunaan banyak menyertakan kata bantu seperti have, can, may, atau must.

Kata sifat monosyllabis dan beberapa disyllabic diinfleksikan untuk tingkatan perbandingan, seperti larger atau happiest; kat asifat lain yang mengekspressikan perbedaan yang sama dengan penggabungan more dan most. Kata ganti, adalah bagian kata bahasa Inggris yang paling terinfleksi, memiliki bentuk-bentuk binmgkai yang objektiv, seperti me atau her, dan terhadap bentuk nominal (I, he, we) dan possessive (my, his, hers, our).

Bagian-bagian kata dalam bahasa Inggris

Meski banyak ahli grammar tetap berpegang teguh pada tradisi Greco-Latin dalam membagi kata menjadi delapan bagian kata, saat ini banyak usaha telah dibuat untuk mengklasifikasi ulang kata-kata bahasa Inggris pada satu dasar yang lain. Ahli bahasa berkebangsaan Amerika Charles Carpenter Fries, dalam karyanya The Structure of English (1952), membagi sebagian besar kata ke dalam empat bentuk kelas yang secara umum menyesuaikan pada noun (kata benda), verb (kata kerja), adjective (kata sifat), dan adverb (kata keterangan) dalam standar klasifikasi.

Ia mengklasifikasikan 154 kata yang lainnya sebagai kata tambahan, atau kata yang menghubungkan kata utama dari sebuah kalimat dan menunjukan hubungan mereka kepada yang lainnya. Dalam klasifikasi standar tersebut, banyak kata-kata tambahan ini berhubungan dengan pronouns (kataganti), prepositions (katadepan, dan conjunctions (katahubung); yang lain dihubungkan dengan adverbs (kata keterangan), adjectives (kata sifat), atau verbs (kata kerja).

Perkembangan Bahasa Inggris

Tiga periode utama secara umum dikenali dalam sejarah perkembangan bahasa Inggris. Bahasa Inggris Tua (Old English), diketahui terbentuk sebagai Anglo-Saxon, tertanggali mulai Th 449 M hingga Th 1066 atau Th 1100 M. Bahasa Inggris Pertengahan (Middle English) ditenggarai mulai Th 1066 atau Th 1100 hingga Th 1450 atau Th 1500.

Perkembangan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris Modern (Modern English) ditanggali dari sekitar Th 1450 atau Th 1500 dan disub-bagikan ke dalam Bahasa Inggris Modern Awal (Early Modern English), dari sekitar Th 1500 hingga Th 1660, dan bahasa Inggris Akhir (Late Modern English), dari sekitar Th 1660 hingga saat sekarang ini.

MASA DEPAN BAHASA INGGRIS

Pengaruh media massa sepertinya membuahkan standarisasi dalam pengucapan (prononsiasi), pengejaan yang lebih multi bentuk, bahkan pengejaan menjadi lebih mendekati prononsiasi yang aktual.

Meskipun demikian, tetap saja ciri khas keunikan bahasa Inggris masih ada dan menyisakan kecenderungannya untuk tumbuh dan berubah. Meskipun ada peringatan dari mereka yang mempertahankan kemurnian bahasa inggris, kata-kata baru selalu tercipta dan termodifikasi dalam penggunaanya dalam mengekspresikan konsep-konsep baru.

Perbendaharaan kata bahasa inggris juga terus menerus terperkaya dengan penyerapan bahasa, dan terutama sekali fertilisasi silang dari bahasa Inggris Amerika. Karena kapabilitas penggunaannya dalam hal komunikasi memiliki kemungkinan yang tidak terbatas, bahasa Inggris menjadi bahasa utama dunia internasional.

Definisi American English atau bahasa Inggris logat Amerika

Perkembangan penting bahasa Inggris di luar Inggris Raya terjadi ketika masa kolonialisasi Amerika Utara. Bahasa Inggris Amerika kemungkinan merasuki bahasa Inggris yang digunakan di Kanada, meski beberapa orang Kanada mempertahankan beberapa bagian dari pengucapan, pengejaan dan kosa kata gaya Inggris Raya.

Perbedaan yang paling mencolok American English dari British English adalah pada pengucapan (prononsiasi) dan kosa kata (vocabulary).

Ada perbedaan tipis dalam pengejaan, pola nada, dan tekanan. American English yang tertulis juga mempunyai kecenderungan lebih tegas atau dalam hal gramatika dan sintak, tapi dalam saat yang sama terlihat lebih toleran terhadap penggunaan neologisme (pembentukan kata baru).

Meski ada perbedaan-perbedaan tersebut dan terlepas dari hubungan kata, adalah sangat sulit untuk membedakan karya tulis serius keluaran Inggris Raya, Amerika Serikat/ kanada, Australia, Selandia Baru atau Afrika Utara.

Tentang Basic English dan International English

Artikel ini adalah tentang Bahasa inggris dasar bahasa inggris internasional Basic English dan International English.

Sebuah bentuk sederhana dari bahasa Inggris yang terdiri atas 850 kunci kata dikembangkan pada akhir 1920-an oleh seorang ahli psikolog Inggris bernama Charles Kay Ogden dan dipublikasikan oleh seorang pengajar bahasa Inggris I.A Richards.

Dikenal sebagai Basic English (bahasa Inggris Dasar), bahasa ini digunakan secara umum untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada orang-orang yang tidak menggunakan bahasa Inggris dan dipromosikan sebagai sebuah bahasa Internasional. Kompleksitas pengejaan dan gramatika bahasa Inggris merupakan penghalang utama terhadap peng-adopsian Basic English sebagai bahasa kedua.

Prinsip mendasar dari Basic English adalah ide apapun, betapapun komplek, mesti direduksi menjadi bagian-bagian gagasan yang sederhana dan terekspresikan secara jelas dengan penggunaan kata-kata keseharian yang terbatas.

850 kosa kata utama disusun atas 600 kata benda (mewakili segala hal dan perihal), 150 kata sifat (mengenai kualitas dan fungsionalitas) dan 100 kata-kata umum yang bersifat operasional, kata kerja-kata kerja yang umum digunakan serta preposisi (kata depan/perangkai) hampir seluruh kata-kata tersebut merupakan kata-kata umum yang digunakan di berbagai negara yang berbahasa Inggris; lebih dari 60 persen adalah kata yang bersuku-kata satu.

Perbendaharaan singkatan diciptakan terpisah dengan menyingkirkan banyak sinonim dan dengan menambahkan penggunaan 18 kata kerja dasar, seperti make, get, do, have, dan be. Kata kerja-kata kerja ini secara umum dikombinasikan dengan beberapa preposisi, semisal; up, among, under, in dan forward. Sebagai contoh, seorang pelajar basic English akan menggunakan ekspresi “go up” sebagai pengganti “ascend”.

Pidgin English atau Bahasa Inggris Pasaran

Bahasa Inggris juga mempengaruhi banyak bahasa-bahasa keseharian yang muncul di antara masyarakat yang tidak berbahasa Inggris.

Bahasa Inggris pidgin (bahasa pasaran/ bahasa keseharian), digunakan di kepulauan Melanesia, Papua Nugini, Australia, Filipina, Hawai, dan di sepanjang pantai samudera pasifik, tumbuh seiring berkembangnya komunikasi antara masyarakat Cina dan para pedagang yang berbahasa Inggris.

Masyarakat Cina mengadopsi banyak kata-kata dari bahasa Inggris, menciptakan makna-makna percakapan dengan menggunakan peralatan gramatika yang sederhana dan terhadap bahasa non-inggris, mereka hanya menyerap kata-kata yang dibutuhkan saja. Bêche-de-Mer, sebuah bahasa pasaran yang digunakan di bagian utara dan barat kepulauan Pasifik, merupakan bahasa pasaran yang terstruktur atas sebagian besar bahasa Inggris, kendatipun bahasa ini memasukan kata-kata dari bahasa orang-orang Polinesia.

Jargon Chinoo digunakan sebagai sebuah lingua-franca (bahasa perhubungan/pergaulan /perantara) oleh penduduk asli America, Perancis, dan Inggris di bagian pantai pasifik Amerika Utara, bahasa ini memuat kata-kata dari bahasa Inggris, perancis dan bahasa asli Amerika. Struktur gramatika bahasa tersebut berdasarkan bahasa Chinook. Penggunaan bahasa Inggris Pasaran berkembang di Afrika, terutama di Kamerun, Sierra Leone dan Afrika Timur.

Demikianlah artikel panjang tentang Bahasa Inggris definisi dan sejarahnya, semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

  • pengertian bahasa inggris
  • definisi bahasa inggris
  • apa itu bahasa inggris
  • pengertian inggris
  • Pengertian ilmu bahasa inggris
  • pengertian pelajaran bahasa inggris
  • pengertian pendidikan bahasa inggris
  • pengertian sejarah di lihat dari bahasa inggris
  • Perbedaan bahasa inggris australia
  • pengertian belajar bahasa inggris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>