Beberapa Cara Merawat Mesin agar Tetap Lancar

Berikut ini adalah beberapa cara merawat mesin agar tetap lancar. Ada banyak sekali mesin yang ada, oleh karena itu, cara merawat mesin pun berbeda-beda, berikut adalah beberapa macam perawatan mesin;

1. Breakdown Maintenance

Perawatan ini hanya dilakukan ketika mesin mengalami kerusakan. Jika tidak ada kerusakan, maka mesin tidak akan diperbaiki. namun kita tidak akan pernah tahu kapan mesin akan mengalami kerusakan. Jika rusak pada saat sedang digunakan tentunya itu akan sangat mengganggu target produksi.

Cara Merawat Mesin supaya Tetap Lancar

2. Preventif Maintenance

Ini adalah jenis perawatan mesin untuk pencegahan. Kita harus dapat menetapkan kapan komponen harus diganti. Jika komponen harus diganti dalam jangka waktu 6 bulan, maka komponen tersebut harus diganti ketika sudah berusia 6 bulan. Kelemahan dari cara ini adakah kita harus sering mengganti komponen, agar senantiasa baru dan terawat.

3. Predictive Maintenance

Jika mesin yang kita gunakan ini adalah mesin dengan bersuhu panas, ada baiknya dikontrolsecara berkala, jika tidak akan menyebabkan kerusakan pada mesin. Cara perawatannya adalah dengan cara Conditional Base Monitoring. Jika suhu panas dalam keadaan normal maka tidak perlu diganti, namun jika suhu panas tidak nornal, maka ada komponen yang harus diganti. Ada baiknya jika kita melakukan pengecekan setiap bulan, agar mesin lebih terawat. Jika suhu panas sudah tidak nornal namun belum waktunya diganti, sebaiknya segera diganti, untuk mencegah kerusakan lebih serius. Cara perawatan seperti ini memang menambah kerja bagi bagian teknik, namun ini adalah salah satu cara bijak untuk merawat mesin.

4. Corrective Maintenance

Corrective maintenance adalah mengecek jadwal kerusakan atau jadwal kapan komponen harus diganti. Ketika bagian teknik melakukan pengecekan secara rutin, maka bagian teknik tentunya akan mengerti kapan sebaiknya komponen diganti. Dengan begitu maka pemeriksaan berkala dan juga produksi tidak akan mengalami kendala yang berarti.

5. Produktive mantenance

Bagian ini enginering tidak hanya sebagai pemerhati masalah mesin dan juga sebagai memperbaiki mesin. Bagian enginering juga dapat membuat komponen kecil yang mudah dibuat. Tentunya ini akan lebih menghemat biaya yang harus dikeluarkan, dan produksi pun akan menjadi lebih cepat.

6. Total Productive maintenance

Pemeliharaan ini melibatkan si operator mesin. Dimana seorang teknisi akan melatih operator yang akan menggunakan mesin, agar tahu bagaimana cara merawat mesin dengan baik.

7. Otonomos

Yang dimaksud perawatan disini adalah melatih pengguna mesin agar dapat merawat mesin yang digunakannya sendiri.

Apa itu downtime

yang dimaksud dengan downtime adalah lama waktu perbaikan mesin produksi yang sedang digunakan. Jika mesin mengalami kerusakan pada saat produksi berlangsung maka kita perlu menghitung berapa kerugian yang akan dialami. Atau kita dapat menggeser waktu produksi menjadi lembur atau keesokan paginya. Kondisi tersebut tentunya tidak akan terlalu menyenangkan, maka dari itu ketika mesin seharusnya diperbaiki tidak ada salahnya jika kita menggunakan jasa Sahl Engineering.

FacebookTwitterPinterestLinkedInStumbleUponApp.netBlogger PostTumblrDiggXINGShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *