Definisi Quick Count dan Exit Poll

Ini adalah tulisan tentang Definisi Quick Count dan Exit Poll. Pemilu atau pemilihan umum dan pilkada atau pemilihan kepala daerah seolah menjadi ajang rutinitas negara ini. Segala hal teknis dan bermacam istilah yang berkaitan dengan pemilu maupun pilkada menjadi pengetahuan umum tersendiri. Istilah polling dalam menentukan kemenangan melalui penghitungan suara secara instan adalah terminologi serta metode baru era pemilu / pilkada kini.

Bagaimana dengan istilah quick count yang melegenda itu? Quick count serta hingar bingar dramatisasinya pun adalah hal paling menarik terutama pilpress kemarin 2014. 10 tahun terakhir memang kedua istilah ini seolah menjadi lekat dengan telinga orang indonesia serta tontonan televisi setiap hajat demokrasi digelar.

Exit Poll merupakan polling terhadap hasil sebuah pemilihan yang dilakukan dengan cara menanyai voter/pemberi suara/pemilih ketika mereka keluar dari TPS.

Seperti polling-polling lainnya, Exit Poll tetap memiliki masalah-masalah kesalahan, diantaranya adalah masalah perbedaan rata-rata respons pemilih dan masalah minimnya data demografi yang digunakan dan sedikitnya pilihan terhadap sampling points.

Quick Count / hitung cepat adalah sebuah metode guna memverifikasi hasil-hasil pemilihan dengan cara memproyeksikannya dari sampel-sampel yang didapat pada TPS-TPS. Berbeda dengan Exit Poll, pemberi suara tidak ditanya tentang pilihan mereka, proyeksi hasil Quick Count didasarkan pada hasil resmi pada TPS yang ada.

Ada model penghitungan yang lain yaitu Tabulasi Voting Paralel (TVP). TVP serupa dengan Quick Count, tetapi TVP menggunakan keseluruhan data, bukan sampel. Demikianlah penjelasan perbedaan Definisi Quick Count dan Exit Poll.

Source: