Gameshow Pemurtadan Cara Menyadarkan Atheis

Di Turki ada sebuah gameshow baru yang memperlombakan ustadz, pendeta, rahib dan biarawan untuk bersaing memurtadkan seorang atheis dari keyakinannya dan memuallafkannya ke dalam agama mereka masing-masing.

Gameshow berjudul Penitent Compete, Kompetisi Tobat atau bahasa Turkinya adalah Tovbekarlar Yarisiyor, para peserta game yang notabene adalah para  pemuka agama akan berusaha menkonversikan (memuallafkan) setidaknya satu dari 10 orang Atheis di setiap episode ke dalam agama mereka.

Atheis alias mereka kaum anti Tuhan yang kalah dan berhasil murtad dari isme/keyakinannya akan mendapat hadiah perjalanan suci ke rumah ibadah baru mereka; yang menjadi muslim akan berhaji ke Mekkah, Yahudi dan Nasrani akan ke Yerusalem, dan yang menjadi Budha akan jalan-jalan ke Tibet.

Menurut slogan game tersebut, para kontestan juga akan memenangkan “ketentraman hati” dan hadiah terbesar berupa “keimanan terhadap Tuhan”.

Produser di balik program ini berharap acaranya akan mempromosikan kepercayaan relijius dan mengedukasi negara dengan mayoritas populasi muslim itu tentang agama mereka.

“Proyek ini bertujuan mengagamakan para kafir atheis,: Kata Amet Ozdemir, Direktur Deputi Stasiun TV tersebut kepada harian berita Hürriyet dan Economic Review.

kompetisi memurtadkan seorang atheis

Kompetisi sangat dibatasi kepada kaum anti-agama dan para kontestan akan diajukan ke sebuah komisi khusus pengawasan masalah teologi sebelum diizinkan ikut serta.

Proses perpindahan keyakinan akan diawasi untuk meyakinkan bahwa transformasi kepercayaan mereka adalah benar-benar murni dan bukan sekedar untuk dapat liburan gratis.

Seru, SARA, dan menegangkan, kalo di Indonesia mana mungkin diadakan! Belum siap para kaum agamawan di Indonesia memperbantahkan keyakinan mereka secara terbuka dan ilmiyah. Yakinlah, kalo ada ide pembuatan game seperti itu di Indonesia, pasti ditangkap! Kalaupun ada pasti bohongan. Lha wong mbikin realityshow aja banyak boongannya! :D

Demikianlah Gameshow Pemurtadan Cara Menyadarkan Atheis.