Gempa di Padang Sumatera Barat; Sebuah Musibah Nasional, Duka Nasional

Rabu, 30 September 2009, menjelang sore. Sebuah hentakan halus terasa di tempat duduk saya di depan monitor kerja, dua kali. Memori saya sontak kembali pada peristiwa beberapa pekan lalu, gempa tasik malaya.

evakuasi gempa padang pariamanSaya mengatakan gempa dgn setengah ragu, lalu rekan2 pun saya mengabaikan ucapan saya. Sengaja, speedy family unlimited tidak saya gunakan, browsing di mana-mana hanya berita seputar KPK.

Hanya sesampai di rumah, baru mata saya terbelalak ketika televisi mengabarkan gempa berkekuatan 7,6 pada schala richter meluluh-lantakan Padang beserta sebagian Sumatera Barat.

Meski tidak memiliki famili di sana, saya mencoba mengingat beberapa sahabat saya yang memang berasal dari Padang. Beberapa dari mereka tidak bisa menguhubungi sanak saudara karena jalur komunikasi terputus total saat itu.

Gempa, gempa dan gempa. Tidak bisa kita menyalah siapapun atas takdir bahwa sebagian besar daratan negeri ini berada di atas pertemuan beberapa lempengan benua, dan itu semua dengan segala resiko dan keuntungan. Seperti mereka para penduduk gunung merapi. Tinggal di area berbahaya bukan tanpa keuntungan.

Daratan yang indah dengan segala tekstur tropis nan surgawi, kekayaan alam dan semua kenyamanan hidup di garis katulistiwa, tidak bisa dilepaskan dari semua pengaruh bentuk proses geologi nun jauh di bawah tanah sana. Tanpa gempa, pegunungan beserta perbukitan dan lembah ngarai nan indah tak akan pernah ada, tidak ada mereka, maka tak akan pernah ada keindahan dan kesuburan syurga tropis ini.

Apa yang terjadi ketika sang pemilik sekaligus sang desainer surga tropis ini mengambil kembali hak milik Nya atau me-reformat kembali maket mini bernama pulau Sumatera ini. Hanya menunggu waktu saja bagi kita ketika Tuhan berkehendak.

Kini Dia telah berbuat. Segala kenikmatan syurga tropis ranah minang berubah menjadi kepedihan neraka. Belasan? Ratusan? ah tidak cukup, bagaimana jika Ia menginginkan Ribuan?

Wahai sang Pemilik, kepada Engkaulah kami bertaubat, kepada Engkaulah kami kembalikan segalanya.

———————- Gempa di Padang Sumatera Barat; Sebuah Musibah Nasional, sebuah Duka Nasional ——————-

Pembaca, apapun sumbangsih kita bagi saudara-saudara kita di sana, Allah akan mencatatnya sebagai sebuah kebaikan.

Ket. foto:antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>