Keracunan Massal di Kec Klari Kab Karawang Jumlah Korban Bertambah Butuh Tambahan Ambulans

Pukul 08.00 pagi tadi bagian delivery Ayuprint yang sekembali mengantarkan beberapa barang cetak pesanan sebuah perusahaan fashion yang menjadi kustomer ayuprint di Anggadita, Klari Karawang, tergopoh-gopoh bercerita pada saya jika ada kepanikan luar biasa di sekitar Anggadita. Pemandangan tidak biasa berupa membludaknya pasien dan hilir mudik ambulans tertangkap mata. Aroma aneh menyesakkan nafas pun tercium. Rupanya terjadi kebocoran gas industri di sana.

Yakin bahwa tragedi ini pasti akan tercium media, maka saya pun browsing dan mendapatkan beberapa media telah meliputnya.

Berikutnya beritanya yang saya kopas langsung dari harian pikiran rakyat online.

———————————————–

Diduga Menghirup Gas Beracun Warga Dua Dusun di Desa Anggadita Keracunan Massal
Jumat, 26/11/2010 – 10:03

KARAWANG, (PRLM).- Kurang lebih seribu warga dari dua dusun di Desa Anggadita Kecamatan Klari Kabupaten Karawang dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat karena mengalami keracunan, Jumat (26/11) pagi. Warga mengalami gejala pusing, mual-mual, dan muntah, yang diduga akibat menghirup asap gas beracun yang bocor dari dua pabrik di kawasan tersebut.

Salah seorang warga, Sadi mengatakan, sejumlah warga mulai bertumbangan sejak pukul 6.00 WIB. Selain pusing, mual-mual, dan muntah, ada juga warga yang langsung pingsan. Kejadian ini memang membuat panik, terutama di Dusun Rumambe I dan Rumambe II. Warga menduga, rasa pusing dan mual-mual mereka diakibatkan menghirup asap/gas yang bocor dari dua pabrik di kawasan Desa Anggadita.

Menurut Sadi, jauh-jauh hari sebelumnya, warga memang sempat komplain dengan aktivitas kedua pabrik tersebut. Dulu ada warga yang mengalami pusing dan mual-mual, tapi jumlah tidak banyak. Kejadiannya tidak separah pagi ini. Kalau sekarang korbannya banyak. “Warga menduga, aga gas yang bocor dan terhirup. Padahal gas tersebut cukup berbahaya,” ujarnya. (A-153/A-147)***

———————————————–

Jumat, 26/11/2010 – 10:29 – KARAWANG, (PRLM).- Korban keracunan yang diduga akibat gas yang bocor dari dua pabrik di Desa Anggadita, Kec. Klari, Kab. Karawang masih berjatuhan. Hingga pukul 10.00 WIB. Puskesmas setempat makin kewalahan menerima kiriman pasien. Bahkan, aparat desa setempat mengharapkan adanya tambahan kiriman mobil ambulans untuk mengangkut warga ke rumah sakit terdekat.

Selain orang dewasa yang sudah bertumbangan sejak pukul 6.00, beberapa murid SD yang sekolahnya berdekatan dengan pabrik langsung lemas dan tidak bisa mengikuti kegiatan belajar. Dugaan sementara, gas beracun yang terhirup warga Dusun Rumambe I dan Rumambe II berasal dari pipa yang bocor milik pabrik zat “TR” dan “MC”. Sebelumnya, warga memang sempat protes dengan aktivitas kedua pabrik tersebut. Asap dari kedua pabrik itu, sering membuat warga jadi pusing dan mual-mual.

Informasi sementara yang diperoleh “PRLM” dari Puskesmas Desa Anggadita, gejala keracunan yang dialami warga, yakni akibat terlalu banyak menghirup zat asam sulfat. Pihak puskesmas juga sudah kesulitan untuk menangani jumlah pasien yang terus bertambah. Diperlukan tambahan ambulans untuk membawa warga dan di rujuk ke rumah sakit. (A-153/A-147)*** source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/128204

————————————————————————

Sementara itu website metro tv juga menurunkan berita serupa:

Puluhan Orang Keracunan Gas Pabrik
Nusantara / Jumat, 26 November 2010 10:36 WIB

Metrotvnews.com, Karawang: Keracunan gas pabrik melanda puluhan warga Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat, Jumat (26/11). Korban opname di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang. Puluhan lainnya dirawat di Puskesmas Anggadita Klari.

Menurut warga, mereka keracunan gas pabrik kimia PT Timur Raya yang diduga bocor. Selain orang dewasa, tak sedikit balita dan lanjut usia menjadi korban. Mereka pingsan gara-gara keracunan.

Penyebab kebocoran gas didalami di Kepolisian Sektor Klari, Karawang. Saat ini korban-korban terus diobati tim medis. (Bambang Aris/*****)

FacebookTwitterPinterestLinkedInStumbleUponApp.netBlogger PostTumblrDiggXINGShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *