Manfaat tanaman Awar-awar sebagai obat herbal

facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmailby feather

Tanaman obat awar-awar ini mengandung alkaloida, yaitu antara lain (-)-tilosrebrin (hauptalkaloid), tiloforin, septisin, dan antofin, selain itu juga mengandung flavonoida. Tanaman Awar Awar ini memiliki nama ilmiah: (Ficus septica Burm.L) dengan sinonim Ficus hauili Blanco, Ficus casearia F. v. Mueller ex Benth, Ficus kaukauensis Hayata dari familia Moraceae. Memiliki nama simplisia sebagai Fici septicae folium, tanaman ini lebih dikenal luas dengan sebuatan daun awar-awar.

Di daerah Ambon tanaman awar-awar ini dikenal dengan nama Sirih popar, orang Minahasa menyebutnya Tagalolo, Bei, atau Loloyan; Ki ciyat (Sunda); Awar awar (Jawa); Bar-abar (Madura); Awar awar (Belitung); Tobotobo (Makasar); Dausalo (Bugis); Bobulutu (Halmahera Utara); Tagalolo (Ternate). NAMA ASING: Papua New Guinea: omia (Kurereda, Northern Province), manibwohebwahe (Wagawaga, Milne Bay), bahuerueru (Vanapa, Central Province). Philippines: hauili (Filipino), kauili (Tagalog), sio (Bikol).

Manfaat tanaman awar-awar

Apa saja manfaat daun awar-awar ini sebagai obat penyembuh? Beberapa penyakit yang bisa diobati di antaranya adalah penyakit kulit, radang usus buntu, mengatasi bisul, gigitan ular berbisa dan sesak napas. Daun Ficus septica dapat menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis dan Escherichia coli secara in vitro, hasil pengujian bioautografi dilaporkan bahwa 4 g ekstrak daun awar awar yang larut dalam Metanol dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Antofin (5 g) berefek sebagai antibakteri (B. subtillis, M flavus dan E. Coli)

Akar digunakan untuk penawar racun (ikan), penanggulangan asma; di samping itu daun dapat menyebabkan muntah. Getah dimanfaatkan untuk mengatasi bengkak-bengkak dan kepala pusing. Sementara itu, buah dari tanaman awar-awar ini bisa juga sebagai pencahar.

Contoh ramuan pengobatan dengan dauin awar-awar

Daun awar-awar juga banyak digunakan sebagai penyembuh/ untuk mengobati bisul. Caranya adalah sebagai berikut:

  • 5 lembar daun dicuci dan digiling halus;
  • ditambah garam secukupnya,
  • kemudian digunakan sebagai kompres pada bisul (1-2 kali sehari).

Karakteristik tanaman awar-awar

Pohon atau semak tinggi , tegak 1-5 meter. Batang pokok bengkok bengkok, lunak, ranting bulat silindris, berongga, gundul, bergetah bening. Daun penumpu tunggal, besar, sangat runcing, daun tunggal, bertangkai, duduk daun berseling atau berhadapan, bertangkai 2,53 cm. Helaian berbentuk bulat telur atau elips, dengan pangkal membulat, ujung menyempit cukup tumpul, tepi rata, 9-30 kali 9-16 cm, dari atas hijau tua mengkilat, dengan banyak bintik-bintik yang pucat, dari bawah hijau muda, sisi kiri kanan tulang daun tengah dengan 6-12 tulang daun samping; kedua belah sisi tulang daun menyolok karena warnanya yang pucat.

Bunga majemuk susunan periuk berpasangan, bertangkai pendek, pada pangkaInya dengan 3 daun pelindung, hijau muda atau hijau abu-abu, diameter lebih kurang 1,5 cm, pada beberapa tanaman ada bunga jantan dan bunga gal, pada yang lain bunga betina. Buah tipe periuk, berdaging , hijau-hijau abu-abu, diameter 1,5 – 2 cm. Waktu berbunga Januari – Desember. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Jawa dan Madura; tumbuh pada daerah dengan ketinggian 1200 m dpl, banyak ditemukan di tepi jalan, semak belukar dan hutan terbuka.

Ayuherbal Karawang

  • Alamat Kami Jl. Kayumanis No. Blok A7 Perum Johar Permai Adiarsa Barat – Karawang 41313 Telp.  08128532030/ 0857 7112 3798 

Demikianlah informasi tentang Manfaat tanaman Awar-awar sebagai obat herbal.

Incoming search terms:

  • kasiat pohon awar awar apa ya?
  • manfa at tanaman barucina
facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmailby feather