Omar, Film Islami, serial TV dari MBC tv menuai kontroversi

facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmailby feather

Sebuah film Islam bergenre serial Televisi 33 episode berjudul Omar yang diproduksi oleh jaringan televisi Arab Saudi, MBC, kini bisa disaksikan melalui jarigan tv kabel, tv satelit ataupun TV biasa, terutama di Indonesia yang hak siarnya dimiliki oleh MNC tv.

Serial epik kolosal yang menggambarkan biografi pahlawan sekaligus khalifah Islam ini dibuat tentu saja dengan teknologi perfilman paling mutakhir, mengingat Saudi adalah negara kaya.

http://masbadar.com/wp-content/uploads/2011/01/Omar-MBC-Tv-Series.jpg

Tidak tanggung-tanggung, puluhan ribu aktor profesional dikerahkan untuk membintangi serial besar ini.

Download? , dengan mengunjungi langsung website MBC, di sana anda akan dapat melakukan streaming secara langsung. Streaming langsung akan mendapatkan kualtias video yang baik. Anda juga bisa mendownload, hanya saja kualitas video download dibatasi.

  1. Untuk versi berbahasa Arab saja silahkan klik di sini, >>Download Omar di Situs MBC, <<
  2. Untuk versi subtitle bahasa Inggris, <<silahkan klik di sini>>

Anda bisa mengklik di link-link di atas dan anda akan beralih ke halaman situs mbc, di sana banyak pilihan untuk memilih edisi ke-33 serial tersebut. Aktifkan software Download Manager, untuk memudahkan proses download anda.

Kehadiran film-film Islam memang selalu ditunggu, yang terbaru adalah film kolosal tentang sejarah gemilang penaklukan konstantinopel, film dari Turki besutan Faruk Aksoy berjudul Fetih 1453, [saya pernah mengulasnya di sini] itu sukses besar dalam rating kualitas dan raupan pendapatan.

Meski sebuah serial TV, Film Omar, tentu diharapkan menjadi oase informasi sejarah, budaya, sekaligus religi berkemas hiburan di tengah gersangnya tontonan berkualitas di dunia Islam. 4o tahun yang lalu dunia perfilman Islam sempat di-euforiakan dengan hadirnya The Message [download di sini], meski tidak lepas dari kontroversi dan kecaman, film yang dibuat 2 versi arahan Mustopha Akkad yang merupakan sutradara profesional di Hollywood saat itu, sempat menjadi referensi film-film Islami.

Senasib dengan Ar Risalah, versi arab untuk The Message-nya Mustopha Akkad, serial Omar juga menuai kritik tajam dari berbagai kalangan, terutama dengan menampilkan sosok sahabat Nabi yang agung, Umar Ibnul Khatab, dimana pada film The Message, Mustopa Akkad tidak menampilkannya, bahkan ke-empat sahabat Nabi SAW.

Alarabiya, melalui situs onlinenya menulis, Khalid Al Muslih, profesor hukum Islam di universitas Al Qosim, melontarkan kritik tajam terhadap munculnya sosok Umar bin Khatab pada serial tv tersebut dan mengkhawatirkannya menjadi penyulut provokasi.

“Masalah menirukan (akting) sahabat Nabi selalu menjadi hal kontroversi, sebagian ulama meragukannya, sebagian lain melarangnya” sebagaimana ditulis harian Al Hayat, Saudi.

Al Muslih mencontohkan Syaikh Abdur Rahman As Sa’di yang hadir pada pemeragaan perang Badar di Institut Sains Riyadh. “Itu 50 tahun yagn lalu, dan Syaikh tidak melihat ada permasalahan dengan adegan peragaan itu”

Al Mushlih juga menjelaskan di sebuah wawancara dengan saluran TV Al Safwa bahwa para awak dari program serial TV MBC tv tersebut dilakukan proses casting yang ketat. Lebih lengkap dari Al Arabiya, >>klik di sini<<…

Bagi saya dan keluarga, Omar hanyalah sebuah film dan saya bisa mengambil manfaatnya dengan menjadikannya bahan belajar kembali terhadap sejarah, sirah nabawiyah dan tentunya pelengkap bahan ajar bahasa Arab bagi anak-anak.

Download? , silahkan klik di sini, >>Download omar di Situs MBC, << anda akan beralih ke halaman situs mbc, di sana banyak pilihan untuk memilih edisi ke-33 serial tersebut. Aktifkan software Download Manager, untuk memudahkan proses download anda.

Referensi:

  1. Republika
  2. MBC tv
  3. http://www.alarabiya.net/articles/2012/07/22/227742.html

Incoming search terms:

  • film omar episode 33
  • film serial islami
  • film serial kontroversi
  • kontroversi film omar
  • Serial film umar terbesar di dunia
  • umar bint kahattab mbc perang badar
facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmailby feather