Belajar Bahasa Jepang Lewat Jasa Penerjemah Jepang

Belajar Bahasa Jepang Lewat Jasa Penerjemah Jepang

Belajar Bahasa Jepang Lewat Jasa Penerjemah Jepang? Tensai Karawang aja. Selain kurus eh kursus, ada juga jasa penerjemah. Mayoritas anak muda sekarang mulai mencoba belajar bahasa asing karena tren budaya asing masuk ke Indonesia secara membludag. Misalnya saja tren fashion dari Korea, Jepang dan Timur Tengah yang merajai, sedikit banyak akan membuat pengaruh yang baik untuk masyarakat kita. Terutama dalam hal berbahasa, mereka cenderung mulai untuk belajar dari Jasa Penerjemah Jepang untuk tahu arti dari Bahasa Jepang ringan.

Belajar Bahasa Jepang Lewat Jasa Penerjemah Jepang

Dalam artikel ini akan diulas sebagian kecil dari tata Bahasa Jepang agar kamu tertarik untuk menengok dunia tentang Jepang lebih dalam.

1. Huruf Hiragana

Huruf Hiragana adalah huruf asli negara Jepang yang tadinya diserap dari huruf Tiongkok, huruf ini digunakan sebagai bahasa keseharian masyarakat Jepang kala itu. Lambat laun menjadi huruf paten yang khas untuk negara Jepang. Huruf ini bisa disebut dengan mengubah huruf kanji yang lebih mudah dimengerti oleh kaum Jepang dan berhasil. Huruf Hiragana ini memang serapan dari Huruf Kanji Tiongkok dan memang untuk anak Sekolah Dasar dan Taman Kanak-Kanak wajib diajarkan menggunakan huruf ini sebagai pengenalan dasar.

Semua orang yang ingin mencoba belajar Bahasa Jepang harus mau sabar untuk meneliti satu per satu jenis huruf yang dipakai. Mungkin bisa diibaratkan kalau Indonesia ada Huruf Jawa ( Ha Na Ca Ra Ka) kalau di Jepang ada Huruf Kanji, Hiragana. Masing-masing daerah memiliki kekentalan bahasanya dan semua dipersatukan menggunakan dasar Huruf Kanji. Seorang penerjemah Bahasa Jepang-Indonesia juga bisa sebagai guru privat karena mereka lebih faham dengan tata Bahasa Jepang sesungguhnya. Ada banyak tempat kursus Bahasa Jepang yang dibuka untuk umum dan ada pula kelas paket untuk pemula. Hasil keluaran kursus Bahasa Jepang ini juga tidak sembarangan, diantaranya sudah mampu berkomunikasi sederhana dengan turis Jepang yang datang.

2. Huruf Katakana

Huruf Katakana adalah huruf yang mirip dengan Hiragana namun berkembang dengan kondisi Jepang saat ini. Mungkin kosa kata baru tetapi pada intinya memiliki arti yang sama. Tidak semua kamus Bahasa Jepang memiliki Huruf Katakana ini jikalau tidak ada kata dasar yang melekat. Apabila Huruf Hiragana sangat condong dengan kata kerja pembantu namun jika Huruf Katakana condong dengan perkembangan bahasa modern (gaul). Kalau dalam Bahasa Indonesia diartikan “terkenal” namun orang lebih suka menyebut kata dengan “viral”. Mirip semacam itu ya guys!

Huruf ini juga memiliki bentuk Huruf Jepang yang khusus, jadinya ketika seorang Jasa Penerjemah Jepang membaca Huruf Katakana akan tahu maksudnya.

3. Huruf Kanji

Huruf Kanji adalah huruf yang berasal dari Cina, Tiongkok dan digunakan sebagai dasar atau cikal bakalnya kosa kata Bahasa Jepang hingga saat ini. Huruf Kanji ini mulanya tidak ada yang faham namun dengan adanya sebuah Huruf Hiragana maka konsep Huruf Kanji ini mulai mudah untuk dipelajari. Pengembangan dari Huruf Kanji ini kemudian muncul Huruf Hiragana dan Katakana yang setiap orang mudah untuk belajar. Jika kamu sudah masuk ke kursus Jepang maka semua jenis huruf Jepang dan bentuknya wajib minimal kamu tekuni. Bukan seperti Bahasa Indonesia yang kapitalnya huruf  dan bisa dibaca ya namun jika huruf Jepang bentuknya seperti simbol dan setiap simbol itu berbunyi suatu kata dasar. Rangkaian kata dasar ini menjadi satu kata utuh dan barulah diartikan secara makna kapital.

Jenis Kanji dibagi menjadi beberapa bagian antara lain:

Kanji Kokotsu

Huruf Kanji Kokotsu ini muncul pada abad 11 sebelum masehi yang awalnya digunakan oleh orang Tiongkok kuno sekali untuk berkomunikasi. Untuk masyarakat Jepang sekarang yang sudah mengenal Kanji pembauran, Kanji Kokotsu tidak akan bisa difahami dengan baik. Mungkin yang masih terlihat adalah intonasi atau nada bicara Bahasa Kanji Kokotsu.

Kanji Kinbun

Huruf Kanji Kinbun ini memang Huruf Kanji tertua kedua karena diperkirakan muncul pada abad ke7 sebelum masehi Dinasti Chou. Huruf Kanji Kinbun ini melekat pada sebuah peninggalan Kerajaan Chou yaitu perunggu. Dari sinilah orang akan mengidentifikasi huruf dan mencocokan dengan bahasa pergaulan zaman itu. Namun untuk Kanji Kinbun satu ini tidak banyak yang menguasai kecuali orang yang usianya tua.

Kanji Tenbun

Kanji Tenbun adalah Huruf Kanji yang diperkirakan muncul pada tahun ketiga sebelum masehi pada masa pemerintahan Dinasti Chin. Kanji ini juga hanya beberapa sesepuh Jepang saja yang faham. Untuk kalangan anak muda Jepang tidak akan banyak yang tahu. Namun, saat kamu mencoba masuk ke Jurusan Sastra Jepang maka akan menemui Kanji Tenbun ini dan sebagian ada di Jasa Penerjemah Jepang.

Kanji Kaisho

Kanji Kaisho ini merupakan Huruf Kanji yang telah mengalami banyak perubahan dan bisa ke Tata Bahasa Jepang yang bisa difahami oleh orang banyak. Pada prinsipnya Huruf Kanji Kaisho ini tidak merubah total tata bahasa Jepang namun hanya menambahkan imbuhan dan kata sambung saja.

4. Huruf Romanji

Untuk Huruf Romanji ini memang mungkin masih ada yang kurang setuju karena Huruf Kanji diubah ke dalam Huruf Latin atau disebut dengan Jepang yang dilatinkan. Tujuannya agar orang luar bisa memahami Bahasa Jepang secara keseluruhan.

Selesai memahami Huruf Kanji Jepang maka kamu bisa naik belajar angka Jepang mulai dari 0 – 10.000. Dalam penyebutan angka juga ada klasifikasinya lho!

1. Angka 0-10

Penyebutan dasar angka adalah satuan mulai dari “ Ichi, Ni, San, Yon, Go, Roku, Nana, Hachi, Kyuu, Juu” artinya dari angka 1 hingga angka 10. Untuk angka nol disebut dengan Rei atau Zero.

2. Angka 11-20

Aturan pelafazan angka 11 (belasan) harus dimulai dengan kata “juu” seperti pada contoh:

  • 11 : Juu Ichi
  • 12: Juu Ni
  • 13: Juu San, dan seterusnya. Pokoknya selalu diawali dengan kata “juu” dan ditambahkan dengan kata kata dasar angka. Untuk angka 20 bisa disebut dengan “ni juu”.

3. Angka 10-100

Untuk aturan angka puluhan hingga ratusan, kamu tetap menggunakan dasar dari angka 0-10 misalnya:

  • Angka 23: Ni Juu San
  • Angka: 24: Ni Juu Yon
  • Angka 32: San Juu Ni
  • Angka 50: Go Juu
  • Angka 70: Nana Juu

4. Angka 100-10.000

Untuk angka ratusan harus diawali dengan kata “Hyaku” dan diikuti kata dasarnya, seperti:

  • Angka 100: Hyaku
  • Angka 110: Hyaku Juu
  • Angka 220: Ni Hyaku Ni Juu
  • Angka 222: Ni Hyaku Ni Juu Ni
  • Angka 300: Sanbyaku
  • Angka 500: Go Hyaku

Dalam belajar Bahasa Jepang segini dulu ya guys, kamu bisa lebih mendalaminya lagi. Sebenarnya tidak sulit kok untuk dipahami apalagi ada Jasa Penerjemah Jepang tensai-indonesia.com yang banyak memberikan panduan dari awal hingga mahir dengan paket yang terjangkau.  

Kontak Tensai Karawang

Tensai Nihongo Bunka Gakuin

  • Ruko Emporium Galuh Mas Blok C-5/B20 Karawang
  • Mobile: 0896-1157-4857
  • WhatsApp: 0821-1012-3755
  • Telp: 0267-863-7522
  • Email: tensai_int@yahoo.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.