Cara Menghitung Rencana Anggaran Biaya Renovasi Rumah

Cara Menghitung Rencana Anggaran Biaya Renovasi Rumah

Apakah Anda sedang mencari jasa renovasi rumah? Pastikan menemukan perusahaan konstruksi yang tepat. Lantas, bagaimana cara menghitung Rencana Anggaran Biaya Renovasi Rumah? Rencana anggaran biaya renovasi rumah atau RAB merupakan dokumen paling penting untuk merenovasi atau membuat bangunan. Dalam rumah minimalis sendiri, RAB harus mencakup perhitungan yang berbasis analisis untuk harga satuan.

Urutan yang tepat untuk membuat RAB renovasi hunian minimalis ialah dengan membuat desain, bahan material, standar bangunan, rencana pekerjaan, dan rincian tanggung jawab di berbagai aspek. Kemudian lakukan pula perhitungan volume pekerjaan, kemudian daftar upah dan gaji tenaga profesional serta pekerja lainnya.

Cara Menghitung Rencana Anggaran BIaya Renovasi Rumah Minimalis Harga Satuan

Sebenarnya ada 3 tipe bangunan hunian minimalis yang penyusunan RAB berdasarkan analisis dari harga satuan. Ini artinya, biaya pembangunan maupun renovasi rumah dapat dibuat sesuai hitungan per m2.

Tipe pertama ialah bangunan hunian sederhana, hunian menengah, dan hunian menengah mewah. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasannya :

1. Hunian Tinggal Sederhana

Spesifikasi bangunan hunian sederhana, biasanya terdiri atas satu lantai, dengan dinding material bata hebel, kusen berjenis aluminium, atap genteng metal, dan lantai keramik standar. Selain itu, di dalam hunian sendiri terdapat 1 kamar mandi dan 2 kamar tidur.

Proporsi biayanya sendiri terdiri atas pondasi yang persentasenya sebesar 15%, lantai 5%, dan dinding 40%. Pada atapnya sendiri persentase pembuatannya sekitar 15%, plafon 4%, jendela dan pintu 15%, dan instalasi lainnya sekitar 6%. Dengan demikian total pengerjaannya sebesar 100%.

Melalui persentase di atas, biaya yang dibutuhkan per meter persegi diantaranya sebesar Rp. 2.750.000, dengan demikian untuk rumah bertipe 36 hanya memerlukan biaya sebesar Rp. 99 juta saja.

2. Hunian Tinggal Kelas Menengah

Spesifikasi hunian minimalis menengah biasanya terdiri atas satu lantai yang dindingnya bermaterial bata merah atau bata hebel, lantai granitile atau keramik, kusen kayu kamper atau meranti, dan atap genteng beton atau morando.

Hunian minimalis tipe menengah ini umumnya didesain memiliki 2 kamar mandi dan 3 kamar tidur. Persentase pembangunannya sendiri mirip seperti hunian minimalis sederhana, namun ada perbedaan sedikit.

Misalnya saja untuk pembuata pondasi dengan persentase 10%, atap 10%, struktur 20%, jendela dan pintu 15%, plafon 5%, lantai 10%, dinding 25% dan instalasi lainnya 5% dengan total 100%. Sementara untuk biaya per m2 sendiri sekitar Rp. 3.500.000.

3. Hunian Tinggal Mewah

Untuk bangunan ketiga biasanya memiliki spesifikasi dua lantai, dengan kusen berbahan kayu meranti, dinding berbahan bata merah atau hebel, lantai granitile atau keramik, struktur lantai beton, genteng beton atau morando, dan jumlah ruangan 3 kamar mandi dengan 5 kamar tidur.

Sementara untuk persentase biaya sendiri sama seperti kedua tipe rumah sebelumnya. Tergantung dari jasa desain rumah murah, kontraktor ataupun pihak pemilik rumah jika spesifikasinya ingin berbeda.

Dengan demikian, biaya bangunan per m2-nya sekitar Rp. 3,5 juta sampai Rp. 5 jutaan.

Demikian tips menghitung rencana anggaran biaya renovasi rumah minimalis dari berbagai tipe. Semoga bermanfaat!

 

Leave a Reply

Butuh bantuan Download dan Info Lengkap?