Pelajaran Bahasa Arab Definisi Irab
April 28, 2015
Pelajaran Bahasa Arab Irab Rafa dan Tandanya
April 28, 2015

Inilah Pelajaran Bahasa Arab Pembagian Hukum Irab. وَأَقْسَامُهُ أَرْبَعَةٌ رَفْعٌ وَنَصْب وَخَفْض وَجَزْم. Hukum I’rab ini terbagi ke dalam 4 bagian: rafa’, nashab, khafadh, dan jazm.

Pelajaran Bahasa Arab Pembagian Hukum Irab

Pelajaran Bahasa Arab Pembagian Hukum Irab

فَلِلْأَسْمَاء مِنْ ذَلِكَ الرَّفْع وَالنَّصْبُ وَالْخَفْضُ وَلاَ جَزْمَ فِيْهَا

Dari keempat hukum i’rab tersebut, kata-kata jenis isim hanya bisa menerima hukum i’rab rafa’, nashab, dan khafadh

وَلِلْأَفِعَال مِنْ ذَلِكَ الرَّفْع وَالنَّصْب وَالْجَزْم وَلاَ خَفْضَ فِيْهَا

Dari keempat hukum i’rab tersebut, kata-kata jenis fi’il hanya bisa menerima hukum i’rab rafa’, nashab, dan jazm.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa dari sisi dapat menerima hukum i’rab atau tidaknya, kata-kata itu dapat dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu:

  • Mabni, yaitu kata-kata yang tidak dapat menerima hukum i’rab, antara lain semua harf maknawi, isim dhamir, isim maushul (kata benda bermakna yang seperti الَّذِى), isim istifham (kata benda tanya seperti مَنْ-siapa), semua fi’il madhi, fi’il amar, dan fi’il nahyi.
  • Mu’rab, yakni kata-kata yang dapat menerima hukum i’rab, yaitu semua isim selain jenis isim yang mabni, dan semua fi’il mudhari.

Jika hal itu sudah dipahami, ketahuilah hokum i’rab itu ada 4 macam, yaitu:

  1. Rafa’, tanda utamanya dhammah.
  2. Nashab, tanda utamanya fat-h
  3. Khafadh, tanda utamanya
  4. Jazm, tanda utamanya

Hukum Dari keempat hukum i’rab itu, isim-isim mu’rab hanya dapat menerima 3 hukum saja, yaitu:

  1. Rafa’, yaitu antara lain bagi isim-isim yang menduduki jabatan kalimat sebagai subjek baik dalam jumlah ismiyah maupun dalam jumlah fi’liyah
  2. Nashab, yaitu bagi isim-isim yang menduduki jabatan kalimat sebagai objek, keterangan, dan isim-isim yang didahului penashab (semisal kata إِنَّ).
  3. Khafadh, yaitu bagi isim-isim yang didahului salah satu harf khafadh, dan isim-isim yang disandari isim lainnya, contoh:

Sedangkan fi’ilfi’il mu’rab yaitu fi’il mudhari, juga hanya menerima 3 hukum i’rab yaitu:

  • Rafa’, yaitu bagi fi’il mudhari yang tidak dimasuki penashab semisal kata لَنْ maupun penjazm semisal kata لـَمْ.
  • Nashab, yaitu fi’il-fi’il mudhari yang dimasuki penashab.
  • Jazm, yaitu bagi fi’il-fi’il mudhari yang dimasuki penjazm.