Jenis-jenis Serangan Cyber

Jenis-jenis Serangan Cyber di Dunia Maya Yang Paling Berbahaya

Photo by Sora Shimazaki on Pexels.com

Inilah jenis-jenis serangan cyber di dunia maya; Inilah daftar 11 yang paling membahayakan. Anda harus tahu.

Teknologi komputasi ada di sekitar kita. Kita menghabiskan berjam-jam setiap hari di Internet baik melalui ponsel cerdas, laptop, atau tablet kita. Di jaman kini, kita semua membayar menggunakan transfer dana elektronik, kita membeli secara online, dan kita mendownload foto, film, dan lagu favorit kita ke dalam hard drive kita. Namun demikian, seringkali kita tetap tidak menyadari ancaman dunia maya di luar sana.

Artikel singkat ini akan menjelaskan setiap ancaman dari jenis serangan cyber yang kita hadapi dan menjelaskan dalam bahasa sederhana dengan tepat apa itu dan cara kerja serangan cyber.

Hampir semua orang menerima email atau iklan meragukan yang menawarkan hadiah menarik untuk mengklik ajakan bertindak. Memang, sebagian besar pengguna mengetahui scamster dan menghindari ancaman yang paling nyata, namun kebanyakan kita lengah! Waspadalah!

Menurut laporan dari FBI, telah terjadi serbuan aktivitas Phishing dan penjahat dunia maya sejak lockdown dan pembatasan aktivitas yang disebabkan oleh Covid-19, mungkin karena begitu banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk online.

Tidak ada waktu yang lebih baik daripada sekarang untuk mengingatkan diri kita sendiri tentang berbagai metode yang digunakan penjahat dunia maya untuk mendapatkan uang mereka atau membuat kekacauan dengan perangkat lunak kita.

Untungnya, sebagian besar ancaman dunia maya bergantung pada tindakan pengguna untuk mengundang mereka masuk. Ancaman tersebut mungkin datang melalui email, file yang dapat dijalankan, atau tautan. Saatnya mem-backup file Anda dan mengupdate aplikasi anti-virus Anda.

Ancaman-ancaman Cyber Berbahaya

1. Ransomware

Ransomware ini adalah salah satu jenis aplikasi malevolent yang bisa mengunci Anda dari mengakses komputer Anda sendiri. Cara kerjanya adalah dengan melakukan enkripsi data menggunakan metode Cryptovirology yang bertujuan meminta tebusan pembayaran agar file Anda sebagai korban bisa dikembalikan semula dan Anda kembali mendapatkan akses ke data Anda. Percayalah, tidak ada jaminan mereka bisa dipercaya, sekali Anda terkena serangan cyber Ransomware, Anda akan diperas sampai terkuras uang Anda, dan hak akses komputer Anda tidak akan pernah kembali.

2. Malware

Ini adalah software malicious berbahaya yang terinstall secara tidak sengaja di komputer Anda dan melakukan tindakan-tindakan berbahaya bagi data dan komputer Anda.

3. Spoofing

Kita menerima email setiap hari. Mungkin bisa ratusan. Di antara email -emali itu seringkali ada email yang dikirim dari akun-akun yang sepertinya terlihat berasal instansi penting tertentu yang meminta kita melakukan suatu hal terhadap informasi-informasi penting yang kita miliki. Berhati-hatilah, penipuan kerap mengatasnamakan orang dan jawatan penting.

4. Botnets

Botnets ini semacam kunci rahasia yang menyediakan pintu masuk terhadap perangkat-perangkat dan koneksi jaringan tertentu yang nantinya akan tersambung dan dikendalikan oleh penyebar Botnet ini untuk tujuan kejahatan.

5. Trojan

Trojan adalah program komputer yang mengandung kode jahat merusak. Trojan bisa menyusup di aplikasi legal yang berasal dari tempat download yang illegal. PAstikan Anda mendownload aplikasi di web resminya.

6. DDOS ( Denial of Service)

Adalah serangan cyber pada server dengan metode membanjiri bandwidth sehingga sistem tidak bisa online.

7. Worm

Worm adalah software tunggal yang tidak membutuhkan host-program untuk ia hidup. Worm biasanya menduplikasi dirinya sendiri di jaringan dan drive sehingga ketika ia tersebar, maka rusaklah data dan software komputer Anda.

8. Virus

Dia adalah salah satu jenis malware yagn dijalankan untuk tersebar dari komputer ke komputer dengan melakukan replikasi pemrogramannya dan kemudian menginfeksi aplikasi atau data di komputer pengguna untuk merubah cara kerja atau untuk menghentikan kerja aplikasi di komputer.

9. Adware

Adware adalah pengalihan berupa link untuk mendapat permintaan pencarian atau secara otomatis melakukan pengiklanan agar si pembuat Adware mendapatkan keuntungan. Sekali komputer kita terinfeksi Adware, maka apapun aplikasi di komputer kita akan mengarahkan kita untuk online dan terhubung dengan iklan dan atau diarahkan untuk selalu membuka alamat website tertentu.

10. Spyware

Spyware adalah versi jahat dari malware yang bersarang pada harddisk pengguna dan bertujuan melakukan monitoring terhadap aktivitas pengguna.

11. Phishing dan Pharming

Phishing dan Pharming adalah metode menjebak pengguna website penting seperti transaksi jual bank dan jual beli dengan meniru website tersebut sehingga pengguna memasukan informasi penting yang nantinya dicuri dan disalahgunakan oleh pembuatnya.

Phishing adalah upaya penipuan untuk memperoleh informasi atau data sensitif, seperti nama pengguna, sandi, dan detail kartu kredit atau detail sensitif lainnya, dengan menyamar sebagai entitas yang dapat dipercaya dalam komunikasi digital.

Pharming adalah serangan cyber yang dimaksudkan untuk mengarahkan lalu lintas situs web ke situs palsu lainnya. Pharming dapat dilakukan dengan mengubah file host di komputer korban atau dengan mengeksploitasi kerentanan dalam perangkat lunak server DNS.

Baik Phishing dan Pharming sama-sama memanfaatkan kelemahan aplikasi DNS pada server. Akan tetapi phising seringkali tersebar melalui email Spoofing.

Bagi Anda webmaster, pastikan server Anda memiliki tingkat security yang baik.

Referensi:

  1. https://www.dailyinfographic.com
  2. https://en.wikipedia.org/
  3. https://www.ic3.gov

Website ini dikelola oleh pak Badar. Jika ada yang perlu dibicarakan tentang konten di atas, Anda bisa menghubungi via mobile/whatsapp di +62-813-9881-8119. Website ini juga menerima content placement, guest-posting, paid review dan semacamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *