Download Film Fetih 1453
Download Film Fetih 1453
May 30, 2012
Definisi Quick Count dan Exit Poll
August 13, 2012

Karawang Silicon Valley Indonesia

Karawang Silicon Valley Indonesia. Konon Indonesia adalah negara dengan penggunaan produk IT yang cukup signifikan dan pengguna internet yang temasuk besar di dunia, sudah cukup tentunya bagi investor, kecuali jika ada pertimbangan lain, untuk segera berinvestasi membangun pusat Industri Teknologi Informasi, laiknya kawasan-kawasan industri yang kini mulai menjamur di beberapa wilayah strategis di negeri ini, Karawang salah satunya, sebuah kabupaten dimana saya tercatat sebagai penduduknya.

Karawang Silicon Valley Indonesia

Selain tentunya akan membuka lapangan kerja bagi tenaga-tenaga ahli anak negeri yang konon juga tidak kalah dalam kuantiti dan kualiti, dan mendongkrak pertumbuhan ekonomiIndonesia secara umum, juga sebagai sebuah permulaan bangkitnya kesiapan Indonesiakelak dari negara berkembang menjadi negara maju. Mungkin ada benarnya jika parameter di era teknologi informasi kini adalah infrastruktur TI dan dukungan industrinya yang membuat sebuah negeri disebut negara maju, saya harap pembaca memberi koreksi pendapat saya ini.

Karawang silicon valley indonesia 2

Berikut apa yang ditulis oleh detik-finance tentang wacana tersebut, : Jakarta – Hingga kini belum keterangan resmi pemerintah, di mana Silicon ValleyIndonesia akan hadir. Tidak mudah mencapai lahan 1.000 ha untuk kawasan ‘Campus Style’. Infratruktur pun harus mendukung pengembangan Silicon Valley.

Menteri Perindustrian MS Hidayat baru menyebut, pendirian Silicon Valley mendapat bantuan dari Foxconn, produsen komponen-komponen elektronik besar, sebagai major tenant.

Lalu dimanakah lokasi yang paling ideal sebagai ‘homebase’ kawasan khusus ‘IT’ ini? Menurut Associate Director Research Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus tidak mudah menentukan lokasi Silicon Valley Indonesia. Informasi yang diterima kalangan konsultan properti sangat terbatas, karena kesepakatan Foxconn berinvestasi dengan mendirikan Silicon Valley adalah kerja pemerintah, tanpa melibatkan swasta.

Pengembang yang digandeng dalam menghadirkan lahan 1.000 ha pun masih belum terungkap. Namun detikFinance mencoba mengklasifikasi wilayah-wilayah mana yang menjadi calon Silicon Valley, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (24/7/2012).

1. Karawang

Daerah di timur Jakarta ini telah menjelma menjadi Kabupaten tersendiri dan masuk dalam kekuasaan Provinsi Jawa Barat. Kabupaten yang memiliki luas wilayah 1.737,53 km2 mulai dikenal dengan banyaknya kawasan industri.

Karawang silicon valley indonesia

Pendirian kawasan industri menjadi nyata di Karawang karena infrastrukturnya relatif baik, akses tol Cikampek menjadi andalan Kawarang dari dan menuju Jakarta.

Direktur Industrial Sevices Colliers Indonesia, Rivan Manansa menyebut, Karawang bisa menjadi calon kuat lokasi Silicon Valley. “Karawang bisa jadi pilihan karena akan dekat dengan pelabuhan,” katanya.

Tercatat beberapa kawasan industri ternama hadir di Karawang, seperti KarawangInternational Industry City KIIC, Kawasan Surya Cipta, Kawasan Bukit Indah City atau BIC di jalur Cikampek (Karawang). Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia(Peruri) juga memiliki pabrik mesin cetak uang, paspor, pita cukai, dan materai di Karawang.

2. Bekasi

Bekasi silicon valley indonesia

Bekasi menjadi alternatif lain lahan incaran Sillicon Valley. Kabupaten Bekasi cukup luas dan di dalam telah banyak bermunculan kawasan industri. Sebut saja Jababeka, Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas Kota Deltamas, EJIP, Delta Silicon, MM2100, BIIE dan sebagainya.

Kawasan-kawasan industri tersebut kini digabung menjadi sebuah Zona Ekonomi Internasional (ZONI) yang memiliki fasilitas khusus di bidang perpajakan, infrastruktur, keamanan dan fiskal.

“Dari segi infrastruktur, Bekasi memang jadi pilihan. Silicon Valley belum pernah ada diIndonesia, Jakarta. Hingga dimana lokasinya tergantung pemerintah,” tutur Rivan.

3. Serpong

Serpong silicon valley indonesia

Serpong yang masuk dalam wilayah Tangerang Selatan ini memang lebih dikenal sebagai pusat pemukiman. Banyak pengembang besar membangun rumah tapak di kawasan ini. Namun Serpong tetap saja menyimpan potensi pembangunan Sillicon Valley, mengingat lahan yang tersedia masih cukup luas.

Menurut Associate Director Investment Services Colliers Indonesia, Aldi Garibaldi, wilayah tenggara Jakarta menjadi salah satu yang paling siap. Terlebih Serpong memiliki Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), kawasan riset terbesar di Indonesiayang bisa menjadi penyokong industri berbasis IT ala Sillicon Valley.

4. Surabaya

surabaya silicon valley indonesia

Wilayah yang masuk provinsi Jawa Timur ini memang dikenal memiliki banyak kawasan industri. Lahan-lahan di sekitar Rungkut, Waru atau Ngoro telah eksis cukup lama pada industri ini. Rungkut misalkan, memiliki lahan seluas 245 ha, lalu Berbek 87 ha, dan Rembang Pasuruan 500 ha.

Waru pun tak kalah maju. Sebagai kawasan industri di selatan Surabaya ini, Waru terkenal sebagai sentra industri kecil mulai logam hingga alas kaki. Waru juga dikenal sebagai pusat industri penyangga dari Surabaya.

Kemudian Ngoro. Wilayah ini secara administratif masuk pada wilayah Mojokerto. Masyarakat lebih mengenalnya Ngoro Industrial Park (NIP). NIP berada di antara Mojosari dan Watukosek. Salah satu pengembang yang giat ekspnasi di Ngoro adalah PT Intiland Development Tbk (DILD).

Sillicon Valley bisa saja masuk menjadi bagian kawasan industri yang telah lama berdiri di beberapa wilayah Indonesia. Namun, menurut Konsultan properti Jones Lang LaSalleIndonesia, Vivin Harsanto, posisinya Sillicon Valley harus terisolasi.

“Saya lihat bangunannya khusus. Seperti industrial estate, jalan harus lebar, listrik, water treatment. Untuk Silicon Valley infrastrukturnnya jaringan support pada bisnis (IT). Fiber optic, ini kan 24 hours. Bisa ada di dalam kawasan industri tapi harus isolated,” ungkap Vivin kemarin.

Karawang Silicon Valley Indonesia, dari sumber:

  1. Detik Finance
  2. Kaskus.us
  3. Wikipedia
  4. Gambar dari Wikipedia