Cara Mudah Menggunakan BBM di Android
December 28, 2015
Twitter Marketing dan 4 Tips Posting Hashtag
Twitter Marketing dan 4 Tips Posting Hashtag
December 29, 2015

Apa jadinya ketika sebuah negara menghack Twitter? Hal mengerikan tersebut bisa saja terjadi dan Twitter telah memperingatkan kemungkinannya.

Twitter adalah salah satu media sosial yang pernah menjadi idola semua orang, traffic informasi yang ada di Twitter sangat padat dan di gunakan oleh berjuta juta orang di seluruh dunia. Namun keprofesionalan Twitter belakangan ini dipertanyakan karena kasus hacker Twitter yang menyerang mereka belakangan ini.

Ketika Sebuah Negara mengHack Twitter

Pihak dari Twitter sendiri telah memperingatkan beberapa konsumen atau usernya mengenai hacker yang disponsori, kuat dugaan bahwa pelaku hacking ini adalah orang orang yang terlibat dengan pemerintahan yang ingin mengumpulkan informasi pengguna Twitter berupa informasi nomor telephoneponsel dan juga informasi lainnya. Hingga saat ini masih belum jelas berapa jumlah pengguna yang menerima peringatan tersebut.

Ketika Sebuah Negara mengHack Twitter

Peringatan tersebut merupakan sebuah tindakan pencegahan, peringatan ini berisi pemberitahuan bahwa akun anda saat ini telah menjadi salah satu dari beberapa orang yang menjadi target dari kejahatan cyber ini. Pemberitahuan ini telah dilakukan mulai dari hari Jum’at kemarin. Menurut salah salah satu sistem informasi yang profesional, Professor Matt Warren, kemungkinan hacking dilakukan untukmembuat akun akun palsu dengan profil yang sama dengan profil yang ditargetkan oleh pelaku.

Seperti yang kita tahu bahwa media sosial bukanlah hal yang main-main, media sosial dapat digunakan untuk membentuk opini publik bahkan jika dimanfaatkan dengan tidak baik, media sosial dapat menjadi hal yang berbahaya bahkan untuk sebuah negara. Memang pada awalnya sosial media adalah salah satu cara yang digunakan untuk bersenang senang akan tetapi seiring dengan perkembangan jaman dan juga ketertarikan masyarakat sosial media dapat digunakan sebgai sebuah senjata. Oleh karena itu pihak Twitter sendiri berusaha untuk membuat perlindungan, diharapkan user juga sadar dengan bahaya yang mungkin mengancam data privasinya. Diharapkan user juga tidak mudah tertipu setelah ada pemberitahuan ini. Jika dari pihak Twitter atau sesuatu yang terhubung dengannya meminta informasi informasi yang berkaitan dengan keamanan anda, baiknya anda segera menyadari bahwa mungkin informasi yang diminta bukan benar benar diminta oleh pihak Twitter yang asli atau dengan kata lain merupakan ulah dari hacker yang disponsori tersebut.

Peringatan ini dilakukan dengan cara memberikan email yang dikirim oleh pihak Twitter. Pihak Twitter juga mengatakan bahwa ia belum bisa mengetahui apakah pihak hacker sudah berhasilmengumpulkan informasi atau belum. Pihak Twitter mengatakan akan menagani masalah tersebut dengan serius.Kuat dugaan bahwa China dan Korea Utara merupakan 2 negara yang bertanggung jawab dengan kejadian ini dan kejadian cyber crime yang dialami oleh perusahaan di belahan barat dan juga pemerintahannya.

Bebrapa ahli IT bahkan menyatakan bahwa kejadian hacking yang terjadi padatahun lalu yang berhasil mengambil dan membocorkan banyak informasi juga di dukung oleh pemerintah Korea Utara, akan tetapi Pyongyang, ibu kota negara Korea Utara secara tegas membantah tuduhan mengenai keterkaitannya dengan kasus hacker Twitter tersebut.

Dengan adanya peringatan dari Twitter tersebut membuat Facebook dan Google ikut memperingatkan penggunanya untuk lebih berhati hati. Facebook mengatakan bahwa aktifitas hacking yang dilakukan oleh pihak yang disponsori pemerintah pasti memiliki akses yang lebih mudah dan juga sumber daya yang lebih banyak sehingga aktifitas semacam ini akan sangat berbahaya.

Peringatan ini sekaligus membangun opini publik mengenai tindak kejahatan tersebut. Masyarakat Twitter membuat sebuah hashtag #statesponsoredactors untuk memperingatkan para pelaku hacking jika aktifitas mereka tekait kasus hacker Twitter tidak membuat masyarakat Twitter menjadi takut.

Demikianlah setidaknya gambaran isu keamanan digital online ketika sebuah negara menghack Twitter. Sumber: https://www.theguardian.com/technology/2015/dec/14/twitter-warns-users-hacked-state-sponsored-actors