Pelajaran Bahasa Arab Isim Alam Kata Benda اِسْم عَلَمُ
May 25, 2010
Bahasa Arab Adalah Nenek Moyang Bahasa Bahasa Dunia
Bahasa Arab Adalah Nenek Moyang Bahasa Bahasa Dunia
June 2, 2010

Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobar

Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobar. Berkaitan dengan Nakirah dan Ma’rifah, khususnya penggunaan Alif-Lam di awal kata atau baris Tanwin di akhir kata, ada beberapa pola kalimat (rangkaian kata) yang perlu kita ketahui perbedaannya dengan baik.

Yaitu:
صِفَة-مَوْصُوْف / مُضَاف-مُضَاف إِلَيْهِ / مُبْتَدَأ-خَبَر

  1. SIFAT – MAUSHUF (Sifat dan Yang Disifati)
  2. MUDHAF – MUDHAF ILAIH (Kata Majemuk)
  3. MUBTADA’ – KHABAR (Subjek dan Predikat)

Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobar

1. SHIFAT ( صِفَة ) dan MAUSHUF ( مَوْصُوْف )

Bila rangkaian dua buah Isim atau lebih, semuanya dalam keadaan Nakirah (tanwin) atau semuanya dalam keadaan Ma’rifah (alif-lam) maka kata yang di depan dinamakan Maushuf(yang disifati) sedang yang di belakang adalah Shifat.

Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobar Page_1

2. MUDHAF ( مُضَاف ) dan MUDHAF ILAIH ( مُضَافإِلَيْه )

Rangkaian dua buah Isim atau lebih, satu kata di depannya dalam keadaan Nakirah (tapi tanpa tanwin) dinamakan Mudhaf sedang kata yang paling belakang adalah Ma’rifah dinamakan Mudhaf Ilaih. Contoh:

Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobar Page_2

Bila Mudhaf berupa Isim Mutsanna atau Jamak Mudzakkar Salim maka huruf Nun di akhirnya dihilangkan. Perhatikan contoh di bawah ini:

Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobar Page_3

مُسْلِمَا dari kata مُسْلِمَانِ (=dua orang muslim) –> Mutsanna

مُسْلِمُو dari kata مُسْلِمُوْنَ (=orang-orang muslim) –> Jamak Salim

Baik Shifat-Maushuf maupun Mudhaf-Mudhaf Ilaih, bukanlah merupakan sebuah JUMLAH MUFIDAH (جُمْلَة مُفِيْدَة) atau Kalimat Sempurna. Berikut ini kita akan mempelajari sebuah pola Jumlah Mufidah (Kalimat Sempurna).

3. MUBTADA’ ( مُبْتَدَأ ) dan KHABAR ( خَبَر )

Sebuah JUMLAH ISMIYYAH (جُمْلَة اِسْمِيَّة) atau Kalimat Nominal (kalimat sempurna yang semua katanya adalah Isim), selalu terdiri dari dua bagian kalimat yakni Mubtada’ (Subjek) dan Khabar (Predikat).

Pada umumnya seluruh Mubtada’ dalam keadaan Ma’rifah sedangkan seluruh Khabar (Predikat) dalam keadaan Nakirah. Perhatikan contoh kalimat-kalimat di bawah ini:

Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobar Page_4

Dari contoh kalimat di atas diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

  • Baik Mubtada’ maupun Khabar, bisa terdiri dari satu kata ataupun lebih.
  • Mubtada’ pada umumnya selalu dalam keadaan Ma’rifah.
  • Khabar pada umumnya selalu dalam keadaan Nakirah.
  • Mubtada’ yang terdiri dari beberapa kata bisa merupakan Shifat-Maushuf (contoh kalimat II) maupun Mudhaf-Mudhaf Ilaih (contoh kalimat III dan IV)

Sebagai penutup, untuk mengingat-ingat perbedaan antara Shifat-Maushuf, Mudhaf-Mudhaf Ilaih dan Mubtada’-Khabar, perhatikanlah perbedaan bentuk dan makna masing-masing pola tersebut dalam kalimat sederhana di bawah ini:

Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobar Page_5

Demikianlah Pelajaran Bahasa Arab Maushuf Mudhof Mubtada Khobarصِفَة مَوْصُوْف مُضَاف مُضَاف إِلَيْهِ مُبْتَدَأ خَبَر . Selanjutnya kita akan membahas tentang Isim Dhamir atau Kata Ganti.