Masjid Terkenal dan Terindah di Dunia
Pelajaran Bahasa Arab Ilmu Shorof Kitab Aisarul Muyassar
April 16, 2014
Inilah Pelajaran Bahasa Arab Peta Konsep Irab
April 4, 2015

Pelajaran Bahasa Arab Nahwu Isim dan Tandanya

Inilah Pelajaran Bahasa Arab Nahwu Isim dan Tandanya. فَالْاِسْم يُعْرَف بِالْخَفْض وَالتَّنْوِيْن وَدُخُوْل الأَلِفِ وَاللَّامِ وَحُرُوْف الْخَفْض وَهِيَ مِنْ وَإِلَى وَعَنْ وَعَلَى وَفِى وَرُبَّ وَالْبَاء وَالْكَاف وَاللَّام وَحُرُوْف الْقَسَم وَهِيَ الْوَاو وَالْبَاء وَالتَّاءIsim dapat dikenali melalui adanya khafadh (diantaranya berakhiran harakat kasrah), tanwin, kemasukan alif-lam, harf-harf khafadh, dan harf-harf sumpah yaitu wawu, ba, dan ta.

Isim adalah kata-kata yang digunakan untuk menamai manusia, hewan, tumbuhan, benda-benda mati, tempat, waktu, sifat, atau makna yang tidak mengandung pengertian waktu (mashdar).

Pelajaran Bahasa Arab Nahwu Isim dan Tandanya

Isim dapat dibedakan dari jenis kata lainnya melalui tanda-tanda:

1.  Khafadh, seperti harakat kasrah pada huruf terakhirnya contoh pada kata-kata الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْن.

2. Tanwin, seperti pada kata-kata أَحَدٌ, لَهَبٍ, dan نَارًا.

3. Alif-lam (the), seperti pada kata الأَحَدُ

4. Harf Khafadh (kata depan yang memerintahkan kata yang dimasukinya menjadi khafadh), seperti:

  • مِنْ (dari) pada komposisi مِنْ + الأَحَدُ menjadi مِنَ الْأَحَدِ
  • إِلَى (ke) pada komposisi إِلَى + مَشْرِقٍ menjadi إِلَى مَشْرِقٍ
  • عَنْ (tentang, dari)
  • عَلَى (atas, ke, kepada)
  • فِيْ (dalam)
  • رُبَّ (banyak)
  • بِـ (dengan)
  • كَـ (seperti, bagaikan)
  • لِـ atau لَـ (milik, karena, untuk)
  • harf qasam (kata sumpah bermakna demi) yaitu وَ, بَـ, تَـ seperti pada وَالْعَصْرِ

5. Harf Nida (kata seru), seperti يَا pada kata يَا مُحَمَّدُ

6. Ikhbar (diberikan predikat), maksudnya isim itu adalah kata yang bisa diberi predikat atau dengan kata lain isim adalah kata yang bisa dijadikan subjek.

Dalam konteks ilmu nahwu, isim-isim itu dapat diklasifikasikan ke dalam dua kelompok, yaitu:

  • Mabni (tetap), yakni isim-isim yang tidak menerima hukum perubahan akhir (i’rab) yaitu isim dhamir, isim isyarah, dan fi’il nahyi.
  • Mu’rab atau isim yang dapat menerima hukum i’rab yaitu semua jenis isim selain dari isim-isim mabni.

Latihan:

  1. Apa yang menjadi tanda isim pada kata-kata berikut?
    1. الْحَمْدُ                         يَا أحمد
    2. مَدْرَسَةٌ    مِنْـهُمْ
    3. عَلَى كرسي    وَالضُحَى
  2. Kata manakah yang tergolong isim dalam ayat-ayat berikut ini?

قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، اللهُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَــهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Pelajaran Bahasa Arab Nahwu Isim dan Tandanya