Privasi berbagi data WhatsApp
Privasi Berbagi Data WhatsApp dan Facebook Paling Aman dengan Enkripsi Terbaik?
October 22, 2016
Registrasi Baru dan Registrasi Ulang Nomor Ponsel
Ini Cara Registrasi Baru dan Registrasi Ulang Nomor Ponsel All Operator
October 19, 2017

Pelanggan Kartu Prabayar Wajib Registrasi Ulang dengan NIK KTP dan KK

Kartu Prabayar Wajib Registrasi Ulang

Kartu Prabayar Wajib Registrasi Ulang

Pembaca, tahukah Anda jika pelanggan kartu prabayar wajib registrasi ulang dengan NIK KTP dan KK? Bagaimana cara registrasi ulang bagi pelanggan prabayar? Apakah tiap operator punya sistem registrasi SIM card hape yang berbeda-beda?

Bagi pengguna kartu perdana, baik prabayar atau pascabayar akan ada aturan baru yang ditetapkan mulai 31 Oktober 2017 nanti. Yakni aturan untuk registrasi ulang yang dirasa makin ketat. Aturan baru hasil kerjasama pemerintah bersama pihak operator seluler tersebut secara resmi tercantum dalam Permen Kominfo nomor 14/ 2017 hasil pembaruan Permen Kominfo sebelumnya nomor 12/ 2016.

Disebutkan bahwa pelanggan prabayar wajib mengikuti aturan baru registrasi kartu. Registrasi harus dilakukan oleh pelanggan prabayar baru dan termasuk para pelanggan prabayar lama. Seluruh warga negara asing (WNA) yang menggunakan kartu dari operator seluler Indonesia pun harus mengikuti aturan berlaku ini.

Pelanggan Kartu Prabayar Wajib Registrasi Ulang dengan NIK KTP dan KK

Kartu Prabayar Wajib Registrasi Ulang

Kartu prabayar wajib registrasi ulang dengan KTP dan KK

Sebelumnya registrasi kartu perdana cukup dilakukan dengan menyertakan nomor KTP atau bisa juga dengan ID outlet. Adapun pada aturan yang baru terdapat aturan yang lebih ketat lantaran para pelanggan mesti mempunyai E-KTP (KTP Elektronik) dan KK (Kartu Keluarga). Berikut ini syarat-syarat dokumen yang dibutuhkan seperlu registrasi kartu perdana atau registrasi ulang:

  • Nomor pelanggan yang digunakan (Nomor MSISDN).
  • NIK (Nomor Induk Kependudukan pada E-KTP atau KK), untuk pelanggan yang berusia di bawah 17 tahun atau belum mempunyai KTP dapat menggunakan NIK pada KK.
  • Kartu Keluarga
  • Paspor, KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) atau KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) untuk warga negara asing.

Tidak ada batasan usia. Dimana anak-anak usia di bawah 17 tahun bisa juga melakukan registrasi sendiri menggunakan NIK pada KIA (Kartu Identitas Anak) dan KK.

Sistem Registrasi Baru atau Registrasi Ulang Kartu Prabayar

Khusus pengguna lama dapat melakukan registrasi ulang mulai akhir Oktober 2017 sampai 28 Februari 2018 mendatang. Sampai batas waktu yang ditentukan semua SIM card aktif sudah harus teregistrasi dengan data NIK dan KK yang benar. Bila tidak melakukan registrasi, nomor ponsel akan diblokir dan tidak dapat lagi digunakan.

Registrasi baru ataupun registrasi ulang bisa dilakukan sendiri dengan mengirim SMS atau mendatangi gerai operator atau gerai mitra. Registrasi kartu melalui SMS cukup mudah, yaitu dengan menulis pesan singkat dengan format sebagai berikut:

  • Registrasi Baru

NIK#Nomor KK# lalu kirim ke nomor 4444 atau bisa juga dengan menghubungi call center operator.

  • Registrasi Ulang

ULANG#NIK#Nomor KK# lalu kirim ke nomor 4444 atau bisa juga dengan menghubungi call center operator.

Setelah melakukan registrasi, data yang dikirim akan diproses. Dimana proses verifikasi oleh operator dan Ditjen Dukcapil membutuhkan waktu maksimal 1 x 24 jam. Adapun bila verifikasi gagal, berlaku ketentuan berikut:

  • Proses validasi bisa ditunda.
  • Aktivitasi tetap bisa dilakukan, namun para pengguna mesti mengisi formulir surat pernyataan yang berisi seluruh data yang diberikan benar dan bertanggung jawab atas berbagai akibat hukum yang bisa ditimbulkan.
  • Pelanggan melakukan registrasi secara berkala hingga proses validasi berhasil.

Pada aturan baru yang berlaku juga ditetapkan aturan terkait kepemilikan kartu seluler. Untuk satu NIK dapat digunakan untuk registrasi sendiri maksimal tiga nomor seluler, mencakup kartu prabayar atau pascabayar berlaku untuk berbagai operator. Bila pengguna memiliki lebih dari tiga nomor, maka registrasi harus dilakukan di gerai Penyelenggara Jasa Telekomunikasi atau mitra.

Bagi pelanggan yang memiliki kebiasaan membeli kartu perdana sekali pakai lalu dibuang, maka hal tersebut tetap bisa dilakukan. Sejumlah operator seluler di tanah air memang gemar menawarkan promo menarik bagi pelanggan baru seperti paket data murah. Bila promo sudah habis seringkali SIM card tidak digunakan lagi. Untuk registrasi mandiri melalui SMS seperti yang sudah disebutkan satu NIK maksimal untuk mendaftarkan tiga nomor satu operator. Untuk nomor berikutnya bisa dilakukan di counter atau gerai operator terdekat.

Bagi pelanggan yang menggunakan data palsu atau data milik orang lain, maka sesuai aturan yang tertulis pihak operator berhak menonaktifkan nomor seluler tersebut. Tindakan menonaktifkan kartu juga bisa terjadi untuk penyalahgunaan kartu. Aturan baru ini dibuat supaya pelanggan semakin terlindungi dan terhindar dari penyalahgunaan nomor prabayar yang kerap dilakukan dalam aksi penipuan atau spam.

Sasaran utama aturan baru registrasi ulang SIM card sebenarnya adalah para pelanggan prabayar. Pasalnya seluruh pelanggan pascabayar telah teregistrasi. Meski lebih ketat, diakui aturan baru sangat mendukung program national single identity. Pasalnya sebelumnya pengguna kartu prabayar hanya mendaftarkan nama, alamat, dan pekerjaan tanpa adanya validasi apakah data yang diberikan benar atau tidak. Validasi yang minim tersebut berisiko pada sejumlah kejahatan dunia maya seperti pembuatan akun hoax di media sosial, penipuan via layanan pesan singkat, hingga terorisme. Adapun dengan sistem peraturan yang baru data yang dikirim bisa dicek oleh Dukcapil secara real time, sehingga mendukung proses yang cepat.