Dunia masih kekurangan 69 juta orang pengajar
Darurat Guru, Dunia Masih Kekurangan 69 Juta Orang Pengajar
October 7, 2016
UAE Menerapkan Peraturan Wajib Membaca Buku
UAE Menerapkan Peraturan Wajib Membaca Buku bagi Seluruh Warganya
November 18, 2016

Remaja Pengendara Mobil Lebih Beresiko Kecelakaan Maut Lalu Lintas

Remaja pengendara mobil lebih beresiko kecelakaan maut lalu lintas

Ternyata remaja pengendara mobil lebih beresiko kecelakaan maut lalu lintas. Menurut sebuah penelitian terbaru, remaja pengendara mobil masih terbanyak menyebabkan kecelakaan. Asosiasi keamanan jalan tol / The Highway Safety Association (HSA) di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa remaja yang menyetir mobil memiliki peluang 1,6 kali lebih banyak terlibat kecelakaan lalu lintas dibanding pengendara dewasa.

Remaja berumur sekitar 18 hingga 19 tahun lebih sering terlibat tabrakan fatal. Mereka lebih sering terlibat dalam kecelakaan maut mobil dibanding bahkan remaja dengan usia 15 hingga 17 tahun.

HSA menyebutkan bahwa laporan terbaru menunjukkan sebuah peningkatan angka kematian para remaja pengendara. Laporan itu merupakan yang pertama kali semenjak 2006.

Juru bicara HSA, Jonathan Adkins mengatakan bahwa laporan tersebut menegaskan bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan demi mengurangi kecelakaan maut akibat pengendara yang masih remaja.

Adkins menambahkan bahwa peningkatan angka kecelakaan maut oleh pengendara remaja itu kini menjadi perhatian dan pengawasan ekstra mereka.

HSA telah bekerja sama dengan perusahaan kendaraan Ford dalam sebuah program khusus bernama Driving Skills for Life.

Program tersebut pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat dan telah meluas hingga ke 35 negara secara global di seluruh dunia.

Program tersebut membantu para pengendara baru untuk mengenali bahaya-bahaya di jalan dan mengedukasi mereka tentang berkendara yang lebih aman.

Jim Graham sebagai Global Manager program Driving Skills for Life itu mengatakan bahwa telah ada beberapa program cerdas yang berfokus pada mengedukasi perilaku remaja dalam berkendara. Program-program cerdas itu berhasil dalam membantu para pengendara mobil baru dan muda dalam keamanan berkendara di jalanan. Menurutnya masih banyak yang harus dilakukan, dan program Driving Skills for Life adalah di antaranya.

Waktu-waktu terbanyak sering terjadi kecelakaan adalah enam bulan pertama ketika para remaja mendapatkan SIM mereka.

Itulah mengapa banyak sekali orang tua yang khawatir ketika anak-anak remaja mereka lulus test menyetir.

Informasi tentang remaja pengendara mobil lebih beresiko kecelakaan maut lalu lintas in bersumber dari: