Ternyata Semutpun Bersuara : sebuah pengalaman pribadi mendengar suara semut

Bagaimana Presentasi yang Effektif Interaktif Menarik
June 5, 2009
Jangan takut hidup sengsara
July 1, 2009

Ternyata Semutpun Bersuara : sebuah pengalaman pribadi mendengar suara semut

Ternyata Semutpun Bersuara

Ternyata semutpun bersuara, benarkah? Ini bisa dibuktikan jika menggunakan perekam suara super sensitif. Gak usah jauh-jauh, telinga kita juga bisa digunakan. Caranya? Hanya jika seekor semut terperangkap masuk telinga! Ha! Seperti yang pernah saya alami, hampir 10 tahun yang lalu. Tak sengaja seekor semut nylonong masuk telinga saya, spontan saya panik! Di tengah kepanikan tersebut, tiba-tiba suara-suara asing mengagetkan saya!

Apa itu? Ah ternyata dari dalam kuping saya sendiri. Karena sumber suara yang sangat dekat dengan organ sensitif penangkapnya nun jauh di rongga telinga alias tepat seperti jika anda memasukan telinga anda ke dalam bedug, lalu bedug itu ditabuh, maka suara-suara yang saya dengarpun seperti audio berkualitas ribuan kbps (kilo byte per second/ ukuran kedalaman suara), jelas, jernih dan sangat dekat…

Ternyata Semutpun Bersuara

Seperti itulah! Suara-suara itu seperti cericit seekor tikus yang panik dalam sergapan kuku-kuku tajam pemangsanya. Seperti itulah! Hanya beberapa detik lalu sepi. Mati mungkin ia. Dari sana saya mengambil pelajaran bahwa sungguh Tuhan telah menciptakan telinga kita dengan sangat sempurna. seandainya saja tidak ada semacam zat yang dikeluarkan telinga guna melindungi dan mengeluarkan kotoran, mungkin ketika kita tidur, lubang telinga bisa jadi tempat penginapan gratis para serangga!

Hanya beberapa detik, namun fenomena satu itu tak pernah saya lupakan. Kelak mungkin jika teknologi lebih maju selangkah lagi, manusia akan mempelajari bahasa apa yang digunakan oleh semut hingga bisa sedemikian canggih berkomunikasi, membangun peradaban, membangun masyarakat, koloni, mempertahankannya sampai detik muncul makhluk yang menyaingi mereka bernama manusia, nun jauh di bawah tanah, nun jauh di dalam kegelapan.

Serangga dan perbagai makhluk telah datang silih berganti, akan tetapi masih banyak yang belum kita ungkap dari kecanggihan desain penciptaan mereka. Demikianlah..

Ternyata Semutpun Bersuara, sumber: pengalaman pribadi.