Oscar Furniture Jual Meja Makan di Jakarta
Oscar Furniture Jual Meja Makan di Jakarta, Minimalis dan Berkualitas
July 17, 2018

Menyambung tulisan terdahulu tentang tanah kavling yang dijual di perumahan CKM Karawang, inilah akan kami share dengan Adan beberapa tips sukses menjadi juragan tanah. Tulisan ini kami dapatkan dari sumber terpercaya yang ahli soal jual beli tanah. Darimana dan siapa sumbernya, Anda akan tahu setelah membaca tulisan ini saampai habis.

Siapa yang tak ingin jadi juragan tanah yang sukses? Investasi tanah termasuk bisnis yang paling menggiurkan. Tanah adalah salah satu aset atau harta tidak bergerak yang sangat menguntungkan bagi pemiliknya. Jika dibandingkan dengan jenis properti lainnya, seperti apartemen dan rumah bisa dibilang tanah merupakan investasi yang minim akan pengeluaran, baik untuk biaya perawatan ataupun pembangunan.

Menurut Ali Tranghanda, pengamat properti dari Indonesia Property Watch, tanah adalah jenis properti yang paling mudah untuk diinvestasikan. Menurutnya, mayoritas investor biasanya memanfaatkan tanah untuk disewakan. Seperti untuk membangun ruko, lahan parkir ataupun kebun.

“Tidak seperti jenis properti lainnya, investasi tanah lebih fleksibel dan pasarnya cukup luas, karena bisa dimanfaatkan untuk apa saja,” kata Ali.

Sementara menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia, kenaikan harga tanah cenderung lebih tinggi dari pada inflasi. Rata-rata kenaikan harga tanah dijual berkisar antara 20 persen hingga 25 persen per tahun, bahkan jika berada di pusat kota kenaikan bisa mencapai 100 persen per tahun.

4 Cara Sukses Menjadi Juragan Tanah

Namun tentunya investasi tanah tidak semudah yang dibayangkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Nah, bagi Anda yang ingin menjadi investor tanah, berikut ini adalah beberapa tipsnya:

1. Pilih Lokasi yang Strategis

Jika Anda berminat untuk membeli tanah, sebaiknya pilihlah lokasi yang strategis, dekat dengan sarana transportasi publik atau jalan tol ataupun dekat dengan fasilitas umum. Memang harga tanah dijual di lokasi yang strategis lebih mahal, namun bayangkan keuntungan yang akan Anda dapatkan dikemudian hari.

Kalau harga tanah dijual dipusat kota terlalu mahal, bisa saja mencari tanah dengan harga yang lebih murah asalkan memang kawasan tersebut berpotensi akan menjadi area sunrise. Pilihlah daerah yang berada dipinggiran kota Jakarta seperti Bekasi atau Bogor.

2. Bentuk & Jenis Tanah

Perhatikan bentuk dan jenis tanah yang ingin dibeli, bentuk yang banyak diminati oleh penyewa tanah biasa adalah persegi. Secara ilmu investasi tanah, biasanya rumus yang bisa digunakan adalah lebar muka tanah berkisar antara 40 % hingga 75 % dari panjang tanahnya. Misal 15m x 20x, 12m x 20m, 9m x 20m, atau 6m x 15m.

Bentuk lain tanah yang banyak diminati dan ideal untuk dijadikan investasi adalah bentuk trapesium, yaitu sejenis bentuk persegi, yang bagian depannya memiliki ukuran yang lebih sempit dibandingkan bagian belakangnya. Bentuk tanah ini jika dipergunakan untuk pembangunan rumah, maka akan memberikan tampilan rumah yang terlihat lebih lebar daripada bagian depannya.

3. Lihat Kelengkapan Legalitas

Sebelumnya membeli tanah dijual Anda harus benar-benar mengecek kelengkapan legalitas tanah dijual, contohnya seperti mengecek keaslian Sertifikat Hak Milik (SHM). Pastikan jika nama yang tertera di sertifikat tersebut adalah nama si penjual dan pastikan tanah tersebut tidak bersengketa.

4. Buat Surat Perjanjian Sewa Tanah

Ketika tanah ingin disewakan, jangan lupa untuk membuat surat perjanjian sewa tanah, hal ini sangat penting, karena dalam surat tersebut tertera hak dan kewajiban dari si penyewa, seperti harga yang disepakati, penggunaan tanah, jangka waktu menyewa dan lain-lain.